YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

I made this widget at MyFlashFetish.com.

Senin, Februari 11, 2013

Wortel, Telur dan Kopi

Seorang anak yang baru saja dilanda masalah yang menurutnya bertubi-tubi dari masalah kerjaan, kuliah, teman bahkan percintaan datang pada ibunya dan mengeluh.
Dia mengeluh tentang semakin banyak report yang harus dia handle dan revisi ini itu, ujian kuliah yang nggak selesai sekaligus teman dan percintaan yang sering membuat dia kecewa.

Si anak berharap orangtuanya ikut menyalahkan subjek permasalahan yang ada. Tapi betapa kagetnya dia ternyata ibunya diam saja. Bahkan sang ibu masuk ke dapur sementara putrinya terus bercerita dan mengikutinya.

Sang ibu lalu memasak air. Setelah sekian lama airnya mendidih, sang ibu menuang air panas itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan.

Di gelas pertama, ia masukkan Telur
Gelas kedua, di taruh Wortel.
Dan di gelas ketiga ia bubuhkan Kopi.

Setelah menunggu beberapa saat, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi.
Wortel yang keras menjadi lunak,
Telur yang gampang pecah menjadi keras,
Dan kopi memancarkan aroma harum.

Lalu sang ibu menjelaskan, "Nak, masalah itu bagaikan air mendidih. Namun, bagaimana RESPON kitalah yang akan menentukan dampaknya.

Kita bisa menjadi lembek seperti Wortel,
Mengeras seperti Telur,
Atau harum seperti Kopi.

Jadi, wortel dan telur bukan mempengaruhi air, malah berubah oleh air.
Sementara kopi membuat air menjadi harum.

Dalam tiap masalah, sebenarnya tersimpan mutiara iman yang berharga. Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja. Tapi apakah kita dapat tetap percaya saat pertolongan Tuhan seolah tidak kunjung datang?

Hari ini kita belajar ada 3 reaksi orang saat masalah datang.
Ada yang jadi lembek, suka mengeluh dan mengasihi diri. Ada yang mengeras marah dan berontak pada Tuhan. Ada juga yang justru makin harum, makin taat dan berserah diri percaya padaNya.

Ada kalanya Tuhan sengaja menunda pertolonganNya. Apa tujuannya? Agar kita belajar percaya, tidak pernah ada masalah yang tidak bisa Dia selesaikan.
Kamu yang terpilih untuk masalah ini. Semakin berat masalahnya, bukankan akan semakin tinggi tingkatanmu dihadapanNya ketika kamu bisa melewatinya?

Tuhan tau, tapi menunggu...
Fighting Nak! Kita nggak pernah tau bakal ada cobaan apalagi didepan sana. Yang kita tau, kita harus selalu siap. Si ibu percaya anaknya pasti bisa menyelesaikannya, apalagi Tuhan."

Thanks Mom, you are... Super!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Text Widget

I Dewa Ayu Made Dwi Widyasari